Header Ramadhan Indischool

Kultum Ramadhan 2 - Bagaimana Sikap Seorang Muslim dalam Memandang Dunia

Selasa, 23 Oktober 2018 - 0:40 970

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,,

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا وَفِي الْآَخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ 

"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (Q.S. Al Hadid 57 : 20)

Allah menjelaskan beberapa hal tentang kehidupan dunia ini antara lain:

  1. Kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan bermegah megah serta berlomba banyak tentang harta dan anak anak.
  2. Perumpamaan kehidupan dunia seperti tanam tanaman yang tumbuh subur menghijau kemudian menjadi kuning , layu dan hancur. Dari tiada kembali menjadi tiada.
  3. Kehidupan yang abadi adalah kehidupan akhirat, disana ada ampunan dan keridhaan Allah dan ada pula azab yang pedih bagi para pembangkang yang tidak percaya pada Allah.
  4. Kehidupan  dunia ini  adalah kehidupan yang penuh kepalsuan dan tipuan , hati hati dan waspadalah menghadapinya. 

Baca juga: Renungan Umur

Itulah beberapa butir yang dijelaskan Allah tentang sifat dan hakekat dari kehidupan dunia ini. Kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang sebenarnya, kehidupan dunia hanyalah kehidupan sementara. Kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan diakhirat kelak. 

Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan bulan Ramadhan ini sebagai momentum untuk menyiapkan bekal akhirat:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَاأُوْلِي اْلأَلْبَابِ ....

"... Ber-bekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal." (Al-Baqarah 2 : 197) 

Baca juga: Rindu Bertemu Allah

(m/ram) 

Foto: Doc http://www.jitunews.com/ 

JADWAL IMSAKIYAH

23 Oktober 2018

Copyright © 2018 Indischool - Indonesia Digital School.
All rights reserved.